Showing posts with label anatomy. Show all posts
Showing posts with label anatomy. Show all posts

24 August 2012

Bagaimana Proses Kehamilan

 

Banyak dibahas bagaimana sebuah proses kehamilan itu terjadi, tapi tidak ada salahnya kalau saya posting hanya untuk mengingatkan bagaimana seorang wanita/ibu menjalani beban kehamilan yang luar biasa dan sebagai suatu proses pematangan seorang wanita.

Inilah proses kehamilan itu,

Ketika Wanita dan Pria bertemu dan berjanji..
monggo di :


mereka pun saling mencinta..

monggo di:


hingggaa sesuatu,

monggo di :


beberapa saat kemudian terjadi hamil,

monggo di:



kemudian di dalam rahim akan seperti:

monggo di :



salah satu sperma yang berhasil masuk ke rahim, tapi sel telur/oocyt yang dibuahi. banyak sperma yg masuk lewat vagina lalu ke dalam rahim dan bertemu sel telur itu di saluran telur. namanya pembuahan/ fertlilisasi. namun hny satu sperma yang biasanya membuahi sel telur itu

monggo di :


menjadi segumpal darah...zigot


urutannya

menjadi janin...







selamat datang di dunia..

monggo di :


Seperti ini penjelasannya,

monggo di :

Kehamilan (alamiah) terjadi akibat adanya pembuahan sel telur di dalam indung telur wanita oleh sperma. Dalam proses alamiah, ini terjadi karena sperma masuk ke indung telur melalui saluran rahim pada saat melakukan berhubungan badan.

Normalnya, wanita hanya memproduksi satu sel telur setiap bulannya. Dilain tubuh pria bisa memproduksi sperma terus menerus dalam jumlah besar. Rata-rata setiap semprotan air mani mengandung 100-200 juta sperma. Namun dari jumlah tersebut hanya satu yang berhasil menembus indung telur dan membuahi sel telur. Ini merupakan salah satu bentuk seleksi alam untuk memilih bibit yang terbaik.

Apabila pembuahan ini berhasil, dari satu sel telur yang telah dibuahi dan berukuran 0.2 mm akan terus berkembang biak dan berpindah ke dalam rahim.

Kurang lebih sekitar 7-10 hari setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi akan masuk dan menempel di selaput dalam rahim. Dianalogikan dengan kasur, selaput dalam rahim ini tebal dan lunak sehingga bisa melindungi sel telur yang telah dibuahi. Pada tahap ini kehamilan sudah dimulai.

Selama ini sel telur yang telah dibuahi tersebut terus berbiak dan membentuk semacam akar/rambut yang halus. Ini menyerap gizi yang terkandung dalam selaput dalam rahim sehingga bisa terus berkembang. Rambut-rambut halus ini nantinya memiliki fungsi yang sangat penting untuk janin.

Pada sekitar hari ke 5, sel telur yang telah dibuahi dan keluar dari indung telur sudah berbentuk sebagai satu garis. Pertama yang yang terbentuk adalah syaraf. Perkembangan berikutnya terbagi dua yaitu otak dan sumsum. Segera setelah ini cikal bakal organ tubuh penting seperti jantung, pembuluh darah, otot, dll sudah mulai terbentuk.

Dilain pihak plasenta (ari-ari) yang berfungsi menyelimuti janin selama proses kehamilan juga sudah mulai terbentuk. Sampai usia kehamilan 3 minggu ini janin masih belum bisa dideteksi. Pada saat ini kepala bayi kurang lebih setengah dari panjang badan, dimana badan bayi masih tampak seperti ekor saja.


Proses kehamilan memang seringkali menjadi beban selama 9 bulan tanpa henti tapi itu merupakan suatu qodrat wanita. Dan faktanya wanita sangat menikmatnya dan menganggap nya sebagai suatu anugrah dari Sang Pencipta Allah Swt yang luar bisa.

keluargacemara.com
medicarenature.com

12 May 2012

Histologi Sistem Pencernaan Lambung dan Esofagus


Histologi Gaster
Dinding gaster terdiri dari 4 lapisan utama yang dapat ditemukan di struktur organ gastrointestinal lainnya, yaitu mukosa, submukosa, muskularis eksterna, dan serosa, disertai dengan vaskularisasi dan persarafan gaster (Gambar 1 dan 2). Histologi ini memperlihatkan fungsi lambung sebagai suatu kantung muskular elastis yang dilapisi oleh epitel sekretorium, walaupun terdapat variasi dari struktur lokal dan fungsional dalam struktur ini.

Mukosa
Mukosa merupakan lapisan tebal dengan permukaan halus dan licin yang kebanyakan berwarna coklat kemerahan namun berwarna pink di daerah pylorik. Pada lambung yang berkontraksi, mukosa terlipat menjadi beberapa lipatan rugae, kebanyakan berorientasi longitudinal. Rugae ini kebanyakan ditemukan mulai dari pinggir daerah pyloric hingga kurvatur mayor. Rugae ini merupakan lipatan-lipatan besar pada jaringan konektif submukosa (lihat dibawah) dan bukan variasi ketabalan mukosa yang menutupinya, dan rugae ini akan menghilang jika lambung mengalami distensi. Seperti pada semua saluran cerna lainnya, mukosa ini tersusun oleh epitel permukaan, lamina propria, dan mukosa muskuler.

Epithelium

Ketika dilihat melalui mikroskop pada magnifikasi rendah, permukaan dalam dari dinding lambung (Gambar 2) memperlihatkan bentuk sarang lebah dengan foveola gastrica kecil dan ireguler berdiameter 0,2mm. Pada dasar foveola gastrica ini terdapat kelenjar gastrik tubular yang berinvaginasi ke arah lamina propria hingga mukosa muskularis. Epitel kolumner tunggal yang mensekresikan mukus melapisi seluruh permukaan luminal termasuk foveola gastrica dan terdiri dari lapisan sel mukosa permukaan yang melepaskan mukus gastrik dari permukaan apical untuk membentuk lapisan licin protektif tebal diseluruh permukaan gaster. Epitelium ini bermulai secara langsung pada orificium cadiac, dimana terdapat transisi drastis antara epitel oesophagus berupa epitel berlapis gepeng dan epitel gaster.

Kelenjar gastrik

Walaupun semua kelenjar gastrik berupa tubular (pipa), bentuk kelenjar ini beragam dan komposisi selulernya juga berbeda-beda tergantung region tertentu pada lambung.Kelenjar ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan letak regionnya, yaitu kelenjar kardiak, prinsipal (korpus dan fundus), dan pylorik. Fundus dan korpus membentuk bagian mayor dari gaster yang menghasilkan sebagian besar sekresi gaster atau getah untuk pencernaan.

Kelenjar Gastric Prinsipal

Kelenjar gastric principle ditemukan pada corpus dan fundus, tiga hingga tujuh saluran dari tiap foveola gastrica (Gambar 1, 2, dan 3). Batas antara kelenjar ini dengan dasar dari foveola gastrik ini disebut bagian isthmus kelenjar dan lebih ke basal adalah leher, merupakan perpanjangan dari dasar. Pada dinding kelenjar terdapat terdapat paling tidak 5 jenis sel yang berbeda-beda : sel chief, sel parietal, sel leher mukosa, sel stem, dan sel neuroendokrin.

Gambar 1
Gambar 1. Diagram yang memperlihatkan regional principal pada bagian interior lambung dan histologi jaringan dan sel didalam dinding tersebut. sel yang belum berdifferensiasi, yang membatasi tiap sel, digambarkan berwarna putih (klik untuk memperbesar gambar).

Sel chief (peptik) (Gambar 1 dan 3) merupakan sumber enzim pencernaan yaitu enzim pepsin dan lipase. Sel chief ini biasanya terletak pada bagian basal, bentuknya berupa silindris (kolumner) dan nukleusnya berbentuk bundar dan euchromatik. Sel ini mengandung granul zimogen sekretoris dan karena banyaknya sitoplasmik RNA maka sel ini sangat basophilic.

Sel parietal (Oxyntic) merupakan sumber asam lambung dan faktor intrinsik, yaitu glycoprotein yang penting untuk absorbsi vitamin B12. Sel ini berukuran besar, oval, dan sangat eosinophilic dengan nukleus terletak pada pertengahan sel. Sel ini terletak terutama pada apical kelenjar hingga bagian isthmus. Sel ini didapati hanya pada interval sel-sel lainnya disepanjang dinding foveola dan menggembung di lateral dalam jaringan konektif.

Sel parietal memiliki ultraktruktur yang unik terkait dengan kemampuan mereka untuk mengsekresikan asam hydrochloric. Bagian luminal dari sel ini, berinvaginasi membentuk beberapa kanal buntu yang menyokong sangat banyak microvili ireguler. Di dalam sitopaslma yang berhadapan dengan kanal ini adalah membran tubulus yang sangat banyak (sistem tubulovesicular). Terdapat sangat banyak mitokondria yang tersebar di seluruh organella ini. Membran plasma yang menyelimuti mikrovili memiliki kosentrasi H+/K+ ATPase yang sangat tinggi yang secara aktif mengsekresikan ion hidrogen kedalam lumen, ion chloride pun keluar mengikuti gradien eletrokimia ini.

Struktur yang akurat dari sel ini beragam tergantung dari fase sekretoriknya : ketika terstimulasi, jumlah dan area permukaan dari mikrovili membesar hingga lima kali lipat, diduga akibat fusi segera dari sistem tubulovesikuler dengan membran plasma. Pada akhir sekresi terstimulasi, proses ini terbalik, membran yang berlebihan kembali pada sistem tubuloalveolar dan mikrovili menghilang.

Sel leher mukosa sangat banyak pada leher kelenjar dan tersebar sepanjang dinding regio bagian basal. Sel ini mengsekresikan mukus, dengan vesikel sekretorik apikalnya mengandung musin dan nukelusnya terletak pada bagian basal. Namun, produksinya secara histokimia berbeda dengan produksi dari sel mukosa permukaan

Gambar 2
Gambar 2 Micrograph pembesaran rendah memperlihatkan dinding lambung, daerah dari lipatan longitudinal atau rugae, dapat terlihat makroskopis. Permukaan epitel terlipat secara microskopis membentuk foveola gastric, hingga ke dasar dimana kelenjar gastric yang terbuka sampai ke ketebalan mukosa lamina propria. Lapisan mukosa muskularis dan submukosa mengikuti kontur ruga dan sedikit badian lapisan muskularis eksterna terlihat dibawahnya.

Sel bakal merupakan sel mitotik yang belum berdifferensiasi dari jenis sel kelenjar lainnya. Sel ini relatif sedikit dan terletak pada regio isthmus kelenjar dan bagian basal dari foveola gastric. Sel ini berbentuk silindris (kolumner) dengan sedikit microvili yang pendek. Sel ini secara periodik mengalami mitosis, sel yang dihasilkan bergerak ke apikal untuk berdifferensiasi menjadi sel mukosa permukaan, atau ke basal membentuk sel leher mukosa, sel parietal, dan sel chief, serta sel neuroendokrin. Semua sel ini memiliki durasi hidup yang terbatas, terutama yang mengsekresikan mukus, dan yang selalu diganti. Periode pergantian dari sel mukosa permukaan adalah tiap 3 hari; sel leher mukosa diganti tiap minggu. Jenis sel lainnya sepertinya hidup lebih lama.

Sel neuroendokrin ditemukan disemua jenis kelenjar gastrik namun lebih banyak ditemukan pada corpus dan fundus. Sel ini terletak pada bagian terdalam dari kelenjar, diantara kumpulan sel chief . Sel ini berbentuk pleomorfik dengan nukleus ireguler yang diliputi oleh granular sitoplasma yang mengandung kluster granul sekretorik yang besar (o,3 microm). Sel ini mensintesis beberapa amino biogenic dan polipeptide yang penting dalam mengendalikan motilitas dan sekresi glanduler. Pada lambung sel ini termasuk sel G(yang mensekresi gastrin), sel D (somatostatin), dan sel enterochromaffin-like/ECL (histamine). Sel-sel ini membentuk sistem sel neuroendokrin yang berbeda-beda.

Kelenjar Kardiak
Sel kardiak terbatas pada area kecil dekat dengan orificium kardiak (Gambar 3); beberapa berupa kelenjar tubuler sederhana, lainnya merupakan tubuler bercabang. Sel yang mengsekresikan mukus mendominasi, sel parietal dan sel chief, walaupun ditemukan namun jumlahnya sedikit.


Gambar 3
Gambar 3. Mikrograph yang memperlihatkan kelenjar gastrik pada regio fundus, pembukaan dari basal foveola gasric dilapisi oleh sel mukosa serupa dengan sel yang melapisi permukaan epitel. Sel parietal eosinofilik dan sel chief basophilic membatasi kelenjar, terlihat pada pembesaran lebih tinggi di gambar B. Mikrograph dengan pembesaran lebih tinggi menunjukkan sel parietal eosinophilic (panah kecil) dan sel chief basophilic (panah panjang) membatasi kelenjar gastrik (GG); kelenjar ini membuka menjadi foveola gastric (GP), yang mana merupakan invaginasi dari epitel permukaan yang menskresikan mukus.


Gambar 4
Gambar 4. Gambaran micrograph yang menunjukkan celah antara sel epitel berlapis gepeng tanpa lapisan keratin pada oesofagus dan pada lambung, dengan kelenjar kardiak. Suatu folikel lymphoid terlihat pada submukosa dari zona peralihan (kiri bawah).

Kelenjar Pyloric
Kelenjar pyloric bermula sebagai dua atau tiga pipa berlekuk-lekuk menjadi suatu dasar dari foveola gastrik pada antrum pylori: foveola mengambil sekitar 2/3 kedalaman mukosa. Kelenjar pyloric kebanyakan ditempati oleh sel penghasil mukus, sel parietal sedikit, dan sel chief sangat jarang ditemukan. Sebaliknya terdapat sangat banyak ditemukan sel neuroendokrin, terutama sel G, yang mengsekresi gastrin ketika diaktifkan oleh stimulus mekanis yang sesuai (menyebabkan peningkatan motilitas gaster dan sekresi asam lambung). Walaupun sel parietal jarang ditemukan pada kelenjar pyloric, sel ini selalu ditemukan pada jaringan janin dan bayi. Pada dewasa sel ini dapat terlihat pada mukosa duodenum yang dekat dengan pylorus.

Gambar 5

Gambar 5. Gambaran mikrograph yang memperlihatkan daerah pyloric pada lambung dengan kelenjar pyolorik, pewarnaan yang digunakan periodic acid Schiff (PAS) untuk memperlihatkan musin (magenta/ungu) pada foveola gastric dan kelenjar. Sel berwarna pucat merupakan sel parietal besar (P) dan sel enteroendokrin kecil (E).

Lamina Propria
Lamina propria membentuk kerangka jaringan konektif antara kelenjar dan mengandung jaringan lymphoid yang terkumpul dalam massa kecil folikel lymphatic gastrik yang membentuk folikel intestinal soliter (terutama pada masa awal kehidupan). Lamina propria juga memiliki suatu pleksus vaskuler periglanduler yang kompleks, yang diperkirakan berperan penting dalam menjaga lingkungan mukosa, termasuk membuang bikarbonat yang diproduksi pada jaringan sebagai pengimbang sekresi asam. Pleksus neural juga ditemukan dan mengandung ujung saraf motorik dan sensorik.

Mukosa Muskularis
Mukosa muskularis merupakan lapisan tipis dari serat otot halus yang terdapat pada bagian eksternal dari kelenjar. Serat muskular ini teratur dalam bentuk sirkuler di dalam, lapisan longitudinal di bagian luar, terdapat pula lapisan sirkuler diskontinu bagian luar. Lapisan dalam mengandung jelujur sel otot polos terletak di antara kelenjar dan kontraksinya kemungkinan membantu dalam mengosongkan foveola gastrik.

Submukosa
Submukosa merupakan lapisan bervariabel dari jaringan konektif yang terdiri dari bundel kolagen tebal, beberapa serat elastin, pembuluh darah, dan pleksus saraf, termasuk pleksus submukosa berganglion (Meissner's) pada lambung.

Muscularis eksterna
Muscularis eksterna merupakan selaput otot tebal berada tepat dibawah serosa, dimana keduanya terhubung melalui jaringan konektif subserosa longgar. Dari lapisan terdalam keluar, jaringan ini memiliki lapisan serat otot oblique, sirkuler, dan longitudinal, walaupun celah antara tiap lapisan tidak berbeda satu sama lain. Lapisan sirkuler kurang begiru berkembang pada bagian oesofagus namun semakin menebal pada distal antrum pyloric untuk kemudian membentuk sphincter pyloric annular. Lapisan longitudinal luar kebanyakan terdapat pada 2/3 bagian kranial lambung dan lapisan oblique dalam pada setengah bagian bawah lambung.

Kerja dari muskularis eksterna ini adalah menghasilkan pergerakan adukan yang mencampur makanan dengan produk sekresi lambung. Ketika otot berkontraksi, volume lambung akan berkurang dan menggerakkan mukosa menjadi lipatan longitudinal atau rugae (lihat atas). Rugae ini akan datar kembali dan menghilang ketika lambung penuh akan makanan dan muskulatur berelaksasi dan menipis. Aktivitas otot diatur oleh jaringan saraf autonom yang tidak bermyelin, yang terdapat pada lapisan otot dalam plexus myenterik (Auerbach's)

Serosa atau Peritoneum Viscera
Serosa merupakan perpanjangan dari peritoneum visceral yang menutupi keseluruhan permukaan pada lambung kecuali sepanjang kurvatura mayor dan minor pada pertautan omentum mayor dan minor, dimana lapisan peritoneum meninggal suatu ruang untuk saraf dan vaskler. Serosa juga tidak ditemukan pada bagian kecil di posteroinferior dekat dengan orificium kardiak dimana lambung berkontak dengan diafragma pada refleksi gastrophrenik dan lipatan gastropancreatik


library.usu
books.google.co.id
cetrione

03 February 2012

"Morning Sickness” atau Mual-Muntah Selama Kehamilan

Beberapa tips untuk membantu anda mengatasi “morning sickness” atau mual-muntah selama awal kehamilan:
  • Makan dalam jumlah sedikit tapi sering, jangan makan dalam jumlah atau porsi besar hanya akan membuat anda bertambah mual. Berusahalah makan sewaktu anda dapat makan, dengan porsi kecil tapi sering.

  • Makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein yang dapat untuk membantu mengatasi rasa mual anda. Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll

  • Di pagi hari sewaktu bangun tidur jangan langsung terburu-buru terbangun, cobalah duduk dahulu dan baru perlahan berdiri bangun. Bila anda merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi siapkanlah snak atau biscuit didekat tempat tidur anda, dan anda dapat memakannya dahulu sebelum anda mencoba untuk berdiri.

  • Hindari makanan yang berlemak, berminyak dan pedas yang akan memperburuk rasa mual anda.

  • Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Minumlah air putih, ataupun juice. Hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat.
  • Vitamin kehamilan kadang memperburuk rasa mual, tapi anda tetap memerlukan folat untuk kehamilan anda ini. Bila mual muntah sangat hebat, konsultasikan ke dokter anda sehingga dapat diberikan saran terbaik untuk vitamin yang akan anda konsumsi. Dan dokter anda mungkin akan memberikan obat untuk mual bila memang diperlukan.

  • Vitamin B kompleks tgerutama B 6 dan B 12 efektif untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil. Sebaiknya Konsultasikan dahulu dengan dokter anda untuk pemakaiannya.

  • Pengobatan Tradisional: Biasanya orang menggunakan jahe dalam mengurangi rasa mual pada berbagai pengobatan tradisional. Penelitian di Australia menyatakan bahwa jahe dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi. Pada beberapa wanita hamil ada yang mengkonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk menbantu mengatasi rasa mualnya.

  • Istirahat dan relax akan sangat membantu anda mengatasi rasa mual muntah. Karena bila anda stress hanya akan memperburuk rasa mual anda. . Ambilan waktu untuk anda! cobalah beristirahat yang cukup dan santai, dengarkan musik, membaca buku bayi atau majalah kesayangan anda dll. Hadapilah kehamilan anda dengan kebahagian, karena ini adalah anugerahNya.

Ingat! Hubungi dokter anda bila mual-muntah menjadi sangat hebat, sehingga anda tidak dapat makan atau minum apapun juga sehingga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi. (Hiperemesis gravidarum).

Percayalah Morning sickness atau mual muntah pada kehamilan awal ini akan segera berlalu tanpa anda sadari dan ini akan menjadi salah satu pengalaman menarik selama kehamilan anda—bayangkan saja tentang si kecil yang akan segera hadir membawa sejuta kebahagian.:)

ada awal kehamilan, calon ibu pasti akan merasakan mual yang luar biasa. Selain membuat calon ibu malas melakukan aktifitas, kondisi ini ternyata juga mempengaruhi selera makan sang ibu.

Meski sulit untuk menelan makan, usahakan agar ibu hamil tetap makan, walaupun sedikit. Sebab janin di dalam perut membutuhkan asupan nutrisi. Terlebih lagi, pada masa 8 minggu pertama kehamilan, otak janin mulai bertumbuh, dan proses ini membutuhkan dukungan nutrisi yang baik.

Penyebab

hamil 3HcG (Human Chorionic Gonodotropin) adalah sejenis hormon yang dihasilkan oleh plasenta pada awal kehamilan. Keberadaan hormon tersebut di dalam darah memicu reaksi penolakan tubuh, karena dianggap sebagai benda asing. Penolakan tubuh inilah yang memicu sensai mual pada awal kehamilan. Dan rasa mual, seringkali menyebabkan ibu tidak bisa menelan makanan. Ketika fungsi plasenta telah sempurna, rasa mual ini akan hilang, sehingga ibu kembali dapat makan seperti biasa. Umumnya rasa mual akan berhenti pada usia kehamilan 12-14 minggu (awal trimester kedua).

Perubahan metabolisme glikogen hati pada ibu hamil biasanya menyebabkan rasa tidak nyaman, dan penuh pada perut bagian atas, sehingga ibu enggan untuk makan.

Faktor psikis juga berpengaruh terhadap nafsu makan calon ibu. Misalnya, apakah calon ibu memang mengharapkan kehamilannya atau tidak.

Gangguan enzim. Saat hamil, enzim-enzim pencernaan cenderung berubah, sehingga jika seorang ibu sebelum hamil tidak memiliki keluhan tukak lambung, bisa jadi ketika hamil merasakan gangguan ini.

Ibu hamil terlalu pilih-pilih makanan karena cemas memikirkan efek makanan itu bagi kesehatan kehamilannya. Kondisi ini membuat ibu hamil terpaksa mengonsumsi makanan yang mungkin tidak ia sukai.

Malas - tidak nafsu makan, jangan dituruti!

Jika calon ibu tidak mau makan sama sekali dikhawatirkan akan terjadi ketidakseimbangan kadar hormon di dalam tubuhnya. Dalam jangka waktu tertentu, kondisi ini pasti akan membahayakan ibu dan janin.

Bagi ibu, asupan makanan dibutuhkan agar kondisi tubuh selama kehamilan selalu prima. Sedangkan bagi janin, asupan nutrisi diperlukan untuk mendukung pertumbuhan awal organ-organ tubuh, dan pembentukan otak. Perlu diketahui bahwa pertumbuhan otak yang optimal berkaitan erat dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ibu.

Solusi

Biar sedikit ibu hamil harus tetap makan. Langkah tepat untuk menyiasati kondisi ini adalah:
  • Usahakan untuk tetap makan lebih sering dalam porsi kecil.

  • Jauhi makanan bersantan, atau bercitarasa dan beraroma tajam.

  • Hindari makanan yang dapat memicu pembentukan gas dalam rongga perut, antara lain: kacang tanah yang biasa terdapat di bumbu ketoprak, gado-gado, sate, siomay dan sejenisnya.

  • Perbanyak makan buah-buahan segar, seperti apel, jeruk, pisang, pepaya.

  • Perbanyak minum air di antara dua waktu makan dan hindari minum pada saat makan.ijalani dengan enjoy Kehamilan dengan resiko tinggi adalah kehamilan yang memiliki resiko meninggalnya bayi, ibu atau melahirkan bayi yang cacat atau terjadi komplikasi kehmailan, yang lebih besar dari resiko pada wanita normal umumnya. Ada banyak hal yang menyebabkan suatu kehamilan masuk dalam kategori resiko tinggi.

  • Pada masa-masa awal kehamilan, ada beberapa pantangan makanan dan minuman. Ibu yang sedang hamil muda sebaiknya tidak mengkonsumsi: Teh Kopi Masakan kambing Durian Nangka Masakan yang tidak matang Makanan yang berminyak Ibu yang sedang hamil muda pun sangat disarankan untuk mengkonsumsi: Air putih yang banyak Susu Sayur-sayuran Vitamin.

infoterlengkap
Morninghealth

Tips Jitu Agar Cepat Hamil

Sepertinya sudah berbagai Aneka macam tips untuk cepat hamil yang kita dengar.. baik dari teman, keluarga, maupun saudara. Tips-tips tersebut ada yang berhasil dengan baik, namun banyak juga yang tidak.

Dari lusinan bahkan puluhan tips yang pernah didapat, berdasarkan pengalaman yang dikumpulkan dari pasangan-pasangan yang telah berhasil hamil, dan referensi medis yang terpercaya, berikut 5 tips telah teruji dengan baik yang layak untuk Anda pertimbangkan:

#1 - Rencanakanlah waktu berhubungan Anda

Salah satu tips terpenting untuk cepat hamil adalah dengan merencanakan waktu untuk berhubungan Anda dengan pasangan.
Sperma dapat hidup selama max 5 hari di dalam rahim. Karena itu untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan, lakukan hubungan 2 hari sebelum masa ovulasi/ keluarnya sel telur.
Untuk mengetahui kapan terjadinya ovulasi, ada beberapa cara yang dapat digunakan:
- sistem kalender
- suhu tubuh basal /Basal Body Temperatur
- elastisitas lendir serviks
- dan yang terbaru, strip penguji masa subur (dapat dibeli di apotik terdekat dengan nama Fertility)

#2 - Stop Merokok dan Minuman Beralkohol

Berdasar studi yang baru saja dipublikasikan oleh konferensi ESHRE (Human Reproduction & Embryology) di Barcelona, minuman beralkohol dapat menurunkan tingkat kesempatan wanita untuk hamil secara normal sebanyak 44%, dan 28% untuk wanita perokok. Bahkan merokok tidak hanya akan berpengaruh pada tingkat kesuburan saja.. namun juga dapat meningkatkan resiko kelainan kehamilan pada sang calon janin kelak.

#3 - Minum Vitamin

Untuk cepat hamil, konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untuk kesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan.

Vitamin C, salah satunya, dapat meningkatkan kualitas sperma.
Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita.

Dan wanita yang mengkonsumsi asam folat memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.

Temukan jenis vitamin dan nutrisi penting untuk kesuburan lainnya di:

#4 - Pilihlah posisi yang tepat pada saat berhubungan

Untuk pasangan yang sudah mendambakan kehadiran sang buah, missionary adalah posisi yang paling disarankan. Mengingat posisi ini memungkinkan penetrasi yang cukup dalam sehingga rahim dapat menyimpan sperma untuk waktu yang lebih lama. Sebaiknya hindari posisi woman on top, karena memperkecil kemungkinan rahim untuk menyimpan sperma.

#5 - Kontrol Berat Tubuh Anda

Berat badan yang normal atau seimbang memiliki andil besar meningkatkan kesempatan untuk terjadinya kehamilan. Tidak jarang kita temui sebagian besar pasangan yang memiliki masalah dengan berat badannya umumnya juga akan bermasalah dengan kehamilannya.
Kelebihan berat badan akan membawa pengaruh yang kurang baik bagi tingkat kesuburan Anda. Usahakanlah untuk mencapai berat tubuh yang ideal terlebih dulu.

Sebaliknya, terlalu kurus juga membawa pengaruh negatif yang sama.

majalahtips

Nutrisi Bantu Mempercepat Proses Kehamilan

Salah satu cara terbaik untuk mempercepat proses kehamilan adalah dengan cara menjaga pola makan dan memantau cakupan gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Nutrisi serta vitamin yang terkandung pada setiap jenis makanan memiliki fungsi serta khasiat yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, untuk mempercepat proses kehamilan dibutuhkan nutrisi serta vitamin yang saling mendukung antara satu dengan yang lainnya. Hal ini sangat perlu untuk kita ketahui dengan baik, agar Anda atau pasangan Anda dapat menyeleksi serta memilah jenis makanan yang akan dikonsumsinya.

Jenis vitamin serta nutrisi yang dibutuhkan untuk mempercepat proses kehamilan antara lain:

1. VITAMIN B6
Vitamin B6, nutrisi yang sangat diperlukan untuk mengatur menyeimbangkan hormon reproduksi atau kesuburan. Karena kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron yang dapat menganggu terjadinya kehamilan, karena jika wanita didiagnosa memiliki masalah PCOS, kelebihan estrogen yang diproduksi didalam tubuh bisa merusak hormon reproduksi sehingga sulit terjadi kehamilan. Kelebihan estrogen mengakibatkan timbulnya masalah fibroid dan endometriosis. Sumber VitaminB6 antara lain: sayuran hijau, kacang-kacangan, kecambah (tauge), dan biji-bijian (sereal, beras, gandum/ roti).

2. ASAM FOLAT
Asam Folat, nutrisi yang diperlukan untuk mencegah kelainan dan membantu perkembangan tabung otak bakal janin. Asam folat terkandung dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, brokoli, asparagus, kacang polong, kacang kapri, jus jeruk ataupun tablet siap pakai yang bisa diperoleh di apotek.

Penting: dilarang mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung nutrisi asam folat secara berlebihan, nutrisi asam folat berlebihan bisa menimbulkan gangguan pada kehamilan.

3. VITAMIN A
Vitamin A membantu meningkatkan kualitas sperma dan juga diyakini oleh sebagian praktisi holistik bahwa dapat meningkatkan kualitas cairan serviks banyak terkandung pada hati, mentega, margarin, telur, susu, ikan berlemak seperti salem dan makarel, brokoli, wortel, bayam, tomat.

4. VITAMIN C
Vitamin C, pada wanita berperan penting untuk fungsi indung telur dan pembentukan sel telur, dan juga sebagai unsur penting yang dapat meningkatkan kesuburan calon ayah, selain itu sebagai antioksidan (bekerjasama dengan vitamin E dan beta karoten) vitamin C berperan melindungi sel-sel organ tubuh dari serangan radikal bebas (oksidan) yang mempengaruhi kesehatan sistem reproduksi. Vitamin C terkandung dalam jambu biji, jeruk, stroberi, pepaya,mangga, sawi, tomat, cabai merah.

5. Vitamin E
Vitamin E meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur dan mencegah keguguran karena perannya dalam menjaga kesehatan dinding rahim dan plasenta, terkandung pada minyak tumbuh-tumbuhan, bekatul gandum, kecambah, tauge.

6. VITAMIN D
Bila tubuh kekurangan vitamin D akan menurunkan tingkat kesuburan hingga 75%. Sumber vitamin D diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari, selain itu dapat diperoleh dari telur, mentega, minyak ikan, ikan tuna, ikan salmon.

7. ZAT BESI (Fe)
Calon ibu yang mengalami anemia termasuk dalam kasus sulit hamil. Karena itu zat besi sebagai unsur peningkat jumlah sel darah merah termasuk unsur yang penting dibutuhkan.Terdapat pada hati, daging merah (sapi, kambing, domba), ayam, kacang-kacangan dan sayuran hijau (bayam).

8. ZAT SENG (Zinc)
Zat seng berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma, umumnya terdapat pada makanan hasil laut (kerang-kerangan), kuning telur, daging merah, kacang-kacangan, biji-bijian (padi) dan produk olahan susu krim atau whole milk

9. AIR
Terapi air termasuk salah satu yang kini sedang digalakkan untuk meningkatkan kesuburan, berpotensi meningkatkan produksi hormon-hormon kesuburan, testosterone dan estrogen. Dianjurkan minum 8-10 gelas air per harinya.

Mediasari

08 November 2011

Anatomi lambung

Lambung adalah organ berbentuk J, bagian superior kiri rongga abdomen dibawah diafragma.
  1. Regia lambung terdiri dari bagian jantung, fondus, bagian organ dan bagian pilorus
  2. Bagian jantung è area sekitar pertemuan esofagus dan lambung (gastroesofagus)
  3. Fundus è bagian menonjol ke sisi kiri atas mulut esofagus
  4. Badan Lambung è bagian yang berdilatasi dibawah fundus yang membentuk 2/3 bagian lambung
  5. Bagian pilorus è bagian menyempit dibawah lambung dan membuka ke deodenum


Histologi Dinding Lambung

Ada 3 lapisan bagian jaringan dasar lambung (mukosa, submukosa dan jaringan muskularis)

Fungsi lambung

  1. Penyimpanan makanan; kemampuan menyimpan makanan dalam jumlah besar sampai makanan dapat terakomodasi dibagian bawah saluran.
  2. Produksi kimus; aktifitas lambung mengakibatkan terbentuknya kimus (massa homogen setengah cair berkadar asam tinggi berasal dari bolus).
  3. Digesti protein. lambung memulai digesti protein melalui sekresi tripsin dan asam klorida
  4. Produksi mukus. Mukus dihasilkan dari kelenjar membentuk barrier untuk melindungi lambung dari aksi pencernaan dari sekresinya.
  5. Produksi faktor intrinsik:

  • adalah glikoprotein yang diekresi oleh parietal
  • vitamin B12 didapat dari makanan yang dicerna dilambung
  •  Absorpsi, berlangsung di lambung tapi sedikit. Obat larut lemak (aspirin) dan alkohol diabsorbsi pada dinding lambung.

Sekresi lambung.

Jenis kelenjar lambung

1. Kelenjar lambung ditemukan diregia dimulut jantung, kelenjar ini hanya mensekresi mukus

2. Kelenjar fundus (lambung) terdiri dari 3 jenis sel

a. sel chief (zemogenik) mensekresi pepsinogen.

b. sel parietal, mensekresi asam Klorida (HCl) dan faktor intrinsik.

c. Sel leher mukosa, ditemukan pada leher semua kelenjar lambung, mensekresi barier mukus dan melindungi lapisan lambung terhadap kerusakan oleh HCl atau autodigesti.

3. Kelanjar pilorus, terletak pada regia antrum pilorus, mensekresi mukus dan gastrin.

Tiga tahap sekresi lambung

1. Tahap sefalik, terjadi sebelum makanan mencapai lambung. Masuknya makanan ke dalam mulut atau tampilan , bau atau pikiran tentang makanan, merangsang sekresi lambung.

2. Tahap lambung, terjadi saat makanan mencapai lambung dan berlangsung sampai makanan masih ada

3. Tahap usus, terjadi setelah kimus meninggalkan lambung dan memasuki usus halus yang kemudian memicu faktor saraf dan horman

a. sekresi lambung distimulasi oleh sekresi gastrin duodenum sehingga dapat berlangsung beberapa jam.

b. sekresi lambung dihambat oleh hormon polipeptida yang dihasilkan oleh duadenum.

Digesti dalam lambung.

Cairan lambung memicu digesti protein dan lemak

1. Digesti protein. Pepsinogen (disekresi sel chief) diubah menjadi pepsin oleh asam klorida (disekresi sel parietal). Pepsin adalah enzim proteolitik, hanya bekerja dengan pH dibawah 5. Enzim ini menghidrolisis protein menjadi polipeptida.

2. Lemak. Lipase lambung (disekresi sel chief) menghidrolisis zat tepung menjadi asam lemak dan gliserol, aktifitasnya terbatas pada kadar pH rendah

3. Karbohidrat. Amilase dalam saliva menghidrolisis zat tepung pada pH netral.

Kendali pada pengosongan lambung

1. Pengosongan distimulasi secara reflek saat merespon peregangan lambung, pelepasan gastrin, kekentalan kimus dan jenis makanan

2. Pengosongan lambung dihambat oleh hormon duodenum dan oleh reflek umpan balik enterogastrik dari duodenum. Faktor-faktor hormon dan saraf ini mencegah terjadinya pengisian yang berlebihan pada usus,

3. Sinyal umpan balik memungkinkan kimus memasuki usus halus pada kecepatan tertentu sehingga dapat diproses

USUS HALUS

Gambaran umum.

Keseluruhan usus halus adalah tuba terlilit yang merentang dari spingter pilorus sampai ke katup ileosekal, tempatnya menyatu dengan usus besar. Diameter ± 2,5 cm dan panjang 3 sampai 5 m.

Jenis ;

a. Duodenum; bagian yang terpendek (25 cm sp 30 cm)

b. Yejenum; bagian selanjunya, panjangnya ± 1 – 1,5 m

c. ileum ; merentang sampai menyatu dengan usus besar, panjangnya ± 2 – 2,5 m

Mortalitas.

Gerakan usus halus mencampur isinya dengan enzim untuk pencernaan, produk akhir pencernaan mengadakan kontak dengan sel absorptif dan mendorong zat sisa memasuki usus besar.

1. Segmentasi irama, gerakan pencampuran, mencampurkan kimus dengan cairan pencernaan dan memaparkannya ke permukaan absorptif.

2. Peristaltik adalah kontraksi retmik otot polos longitudinal dan sirkuler, mengerakkan kimus ke arah bawah disepanjang saluran.

Anatomi mikroskopik dinding usus

1. Ada 3 spesialisasi struktural yang memperluas permukaan absorptif usus halus sampai ± 600 kali

a. Plicae circulares ; lipatan sirkular membran mukosa yang permanen dan besar

b. Villi ; jutaan tonjolan menyerupai jari (tingginya 0,2 mm – 1 mm)

c. Mikrovilli ; lipatan menonjol kecil pada membran sel yang muncul pada tepi berhadapan dengan sel epitel.

2. Kelenjar.

a. Kelenjar kelenjar usus halus (kripta lieberkihn) tertanam dalam mukosa dan membuka diantara basis-basis villi.

b. Kelenjar penghasil mukus

1) Sel goblet, terletak dalam epithelium disepanjang usus halus; memproduksi mukus pelindung.

2) Kelenjar bruner, terletak dalam submukosa duodenum; memproduksi mukus untuk melindungi mukosa.

c. Kelenjar enteroendokrin, menghasilkan hormon gastro intestinal.

3. Jaringan limfatik. Limfosit dan nodulus limfe dikeseluruhan usus halus melindungi dinding usus terhadap invasi benda asing.

Fungsi usus halus.

1. Usus halus mengakhiri proses pencernaan makanan

2. Mengabsorbsi produk digesti.

Usus besar.

Gambaran umum,

1. Usus besar tidak memiliki villi, tidak memilki plicae (lipatan sirkular)

2. Serabut otot longitudinal dalam muskularis externa membentuk tiga pita, tenia coli, yang menarik kolon menjadi kantong besar disebut haustra.

3. Katub ileosekal adalah mulut spingter antara usus halus dan besar.

Bagian bagian usus besar

1. sekum, kantong tertutup yang mengantung dibawah area katup ileosekal. Apendiks verniform adalah suatu tabung buntu yang sempit berisi jaringan limfosit, menonjol dari ujung sekum

2. kolon, bagian usus besar dari sekum sampai ke rektum, terbagi atas tiga kolon

a. Kolon asenden, merentang dari sekum sampai ke bawah hati disebelah kanan dan membalik secara horizontal pada fisura hepatika.

b. Kolon transversal, merentang menyilang abdomen dibawah hati dan lambung sampai ke tepi lateral ginjal kiri, tempatnya memutar kebawah pada fisura splenika.

c. Kolon desenden, merentang kebawah pada sisi kiri abdomen dan menjadi kolon sigmoid berbentuk S

3. Rektum, bagian selanjutnya dengan panjang 12 – 13 cm

Fungsi Usus besar

  1. Mengabsorbsi 80 % – 90 % air dan eletrolit dari kimus yang tersisa.
  2. Memproduksi mukus.
  3. Sejumlah bakteri dalam kolon mampu mencerna sejumlah kecil selulosa
  4. Mensekresi zat sisa dalam bentuk feces





peutuah.com





creasoft

07 November 2011

Anatomy 2 Quick Study Reference Guide (Quick Study Academic) 2005 ed.

Barcharts Editors, "Anatomy 2 Quick Study Reference Guide (Quick Study Academic) 2005 ed."
Barcharts | 2005 | ISBN: 1423200098 | 6 pages | PDF | 10,2 MB

Over 1,400 anatomical identifications - covers all major systems.
Six page chart is loaded with beautifully illustrated diagrams clearly and concisely labeled for easy identification
Illustrations by award-winning medical illustrator Vince Perez

Includes detailed diagrams of:
• origins & insertions - arm, trunk & head
• joints & ligaments - sternoclavicular & shoulder, spine, foot, wrist & hand
• axillary lymphatics
• male urinary system
• oxygenation of alveoli cluster
• posterior digestive system
• posterior nervous system
• hepatic portal veins
• uterine cycle
• posterior circulatory system
• coronary arteries and cardiac veins
• diastole & systole
• right kidney
• nephron
• renal corpuscle
• deep muscles - anterior, lateral, posterior
• muscle microstructure
• muscles of respiration
• brain - frontal, anterior, horizontal, inferior
• cutaneous innervations - dermatimes & peripheral nerve distributions
• nerve structure
• paranasal sinuses & nasal septum
• stomach & rectum
• mouth & salivary glands
• brain & neck arteries
• finger

Download

Human Anatomy & Physiology, 7/e 2006


By Elaine N. Marieb, Katja Hoehn,
Publisher: Benjamin Cummings
Number Of Pages: 1159
Publication Date: 2006-01-04
Sales Rank: 3953
ISBN / ASIN: 0805359095
EAN: 9780805359091
Binding: Hardcover
Manufacturer: Benjamin Cummings
Studio: Benjamin Cummings
Average Rating: 4.5

KEY BENEFIT: With each edition of her top-selling Human Anatomy & Physiology text, Elaine N. Marieb draws on her own, unique experience as a full-time A&P professor and part-time nursing student to explain concepts and processes in a meaningful and memorable way. With the Seventh Edition, Dr. Marieb has teamed up with co-author Katja Hoehn to produce the most exciting edition yet, with beautifully-enhanced muscle illustrations, updated coverage of factual material and topic boxes, new coverage of high-interest topics such as Botox, designer drugs, and cancer treatment, and a comprehensive instructor and student media package.

The Human Body: An Orientation, Chemistry Comes Alive, Cells: The Living Units, Tissue: The Living Fabric, The Integumentary System, Bones and Skeletal Tissues, The Skeleton, Joints, Muscles and Muscle Tissue, The Muscular System, Fundamentals of the Nervous System and Nervous Tissue, The Central Nervous System, The Peripheral Nervous System and Reflex Activity, The Autonomic Nervous System, The Special Senses, The Endocrine System, Blood, The Cardiovascular System: The Heart, The Cardiovascular System: Blood Vessels, The Lymphatic System, The Immune System: Innate and Adaptive Body Defensives, The Respiratory System, The Digestive System, Nutrition, Metabolism, and Body Temperature Regulation, The Urinary System, Fluid, Electrolyte, and Acid-Base Balance, The Reproductive System, Pregnancy and Human Development, Heredity For all readers interested in human anatomy & physiology.

Review:
anatomy and physiology books
This book came in quickly. It was in excellent condition, and I received all of the supplemental learning items that came with the book.


Review:
Book purchase
The book was a part of a college book list. The item was reasonably priced and delivery time was quick.


Review:
great purchase
Book was received quickly, only after i called customer service and i told them that i wasn't waiting 3-4 weeks for delivery. They were going to deliver it in October, around midterms.. and that just wasn't a possibility for me, so i called customer service, the man was very nice and helpful and he got my book to me in about 4 days. Book was in great condition and is very helpful in my class.


Review:
Very descriptive, easy to read and understand
This textbook is easy to understand and read. Makes it easier to read than previous biology classes I've had before. It's very descriptive and goes into great detail.


http://mihd.net/urfvim
OR
http://rapidshare.com/files/60717560/Human_Anatomy___Physiology__7e_2006_0805359095_-_Benjamin_Cummings_.CHM
OR
http://rapidshare.com/files/60666296/HANPH.part1.rar
http://rapidshare.com/files/60672749/HANPH.part2.rar

20 August 2011

Jangan Pandang Enteng SINUSITIS


Coba sentuh bagian pipi, dekat mata, dan dahi Anda. Bila di- rontgen, Anda akan melihat rongga pada ketiga bagian tersebut. Rongga tersebut dinamakan sinus paranasalis atau biasa disebut sinus.

Rongga itu berjumlah empat pasang kiri dan kanan. Fungsinya adalah untuk membantu resonansi suara, membantu keseimbangan kepala, meredam perubahan tekanan udara dan kelembaban udara, serta membantu memproduksi lendir untuk membersihkan rongga-rongga hidung.

Lalu, pernahkah Anda mendengar istilah sinusitis? Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus itu. Berdasarkan lamanya penyakit, sinusitis dibedakan menjadi tiga, yakni akut (kurang dari 4 minggu), sub-akut (4 sampai 12 minggu), dan kronis (lebih dari 12 minggu). Sedangkan berdasarkan jenis peradangannya, sinusitis dibedakan atas infeksi dan non infeksi. Sinusitis infeksi biasanya disebabkan oleh virus, walau beberapa kasus disebabkan oleh bakteri. Sedangkan sinusitis non infeksi sebagian besar disebabkan oleh alergi dan iritasi bahan bahan kimia.

Jenis alergi yang dapat menyebabkan sinus adalah rhinitis alergika (alergi hidung). Alergi ini diakibatkan oleh debu, makanan, udara/cuaca dingin, bau-bauan seperti aroma wewangian pada parfum dan tumbuhan. Bila hidung Anda terkontaminasi oleh faktor allergen (penimbul alergi) tersebut, maka Anda akan bersin-bersin dan mengeluarkan lendir hidung. Sayangnya, bersin dan lendir itu juga disertai dengan sembabnya lapisan mukosa hidung yang membuat rongga hidung tersumbat. Karena muara sinus tertutup, maka cairan sinus (ingus) itu tidak dapat dibuang. Tertahannya cairan ingus inilah yang menyebabkan sinusitis. Terkadang ditemui pula gejala sesak napas. Gejala ini dikarenakan cairan atau lendir yang bersarang di daerah rongga hidung telah menyebar ke daerah saluran pernapasan dan bisa menyebabkan penyakit asma.

Gejala umum sinusitis adalah lesu, sakit kepala bagian depan, mata terasa berat, hidung terasa sakit, rasa penuh/berat sekitar rongga hidung yang sering disertai dengan pembengkakan dan merah pada pipi, serta suara menjadi sengau.

Sinusitis jika diobati secara dini dengan pengobatan yang tepat akan mampu sembuh dengan baik. Maka, bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut.

Gambar Fisiologi Sinusitis:
















source:
Dr.Robert
Favorit Celebrity
.comment-content a {display: auto;}